Wisefx

Trader

Profitable

Powerful

Durable

Sustainable

Simple

Efektif

Wisefx,
Solusi
Pasif Inkam

Sistem yang luar biasa, menjadi solusi di tengah pandemi corona. Lebih lanjut Gus Fik, mengatakan, pentingnya mentor dalam trading valas ini akan mengajarkan agar tidak margin call atau modal habis. "Agar tidak mudah margin call dan mengalami kerugian prematur dalam terjun di dunia valas, sehingga mentor harus betul-betul berpengalaman dan profesional dengan jam terbang yang tinggi." katanya. Total profit yang berhasil di withdrawal (ditarik) dari akun trading dengan sistem Wisefx sudah lebih dari 1 miliar rupiah. Sistem ini bisa jadi solusi agar tidak perlu korupsi. Gus Fik bahkan siap diundang ke istana negara di hadapan Presiden RI Joko Widodo dan Bendahara Negara Bu Sri Mulyani Indrawati untuk mepresentasikan betapa efektif dan powerful-nya sistem ini dalam ikut membantu penguatan ekonomi.

What I Do
UI/UX Design

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Brand Identity

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Web Design

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Mobile Apps

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Analytics

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Photography

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam.

Recent Works

Wisefx Berhasil Mengantarkan Para Pengguna Sistemnya Membukukan Profit 1,3 Miliar Di Masa Pandemi.


Komunitas pedagang daring valas yang bergabung dalam komunitas Trader Wisefx adalah komunitas belajar trading secara independen yang diinisiasi oleh Rachmad Rofik (Gus Fik), founder Gresikbaik.com dan Kelas.wisefx.work yang dirintis sejak lebih kurang tiga tahun yang lalu.

"Stigma negatif terhadap perdagangan valuta asing (valas) secara daring melalui platform meta trader 4 yang banyak digunakan broker baik dalam maupun luar negeri berusaha diluruskan agar mereka yang terkena PHK dan tidak memiliki penghasilan mendapatkan solusi yang nyata," kata Gus Fik.

Menurut Gus Fik, akar dari kekalahan trader kebanyakan karena tidak memiliki guru dan mentor yang berpengalaman. Mereka tergesa-gesa ingin cepat kaya tanpa melalui fase dan tahapan kesabaran, serta tanpa disertai ketahanan modal yang kuat. Tata kelola keuangan yang buruk menjadikan banyak trader merugi di samping infiltrasi 'racun' mental cepat kaya yang tidak terkendali.

Komunitas trader valuta asing (valas) Wisefx Gresik - Lamongan mendapat berkah di tengah pandemi coronavirus disease (Covid-19). "Mereka mendapat passive income untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari," ucap dia.

Trader asal Kecamatan Dukun, Eddy Sulistiono mengaku, selama pandemi covid-19 telah beberapa kali mendapat pendapatan pasif sekitar Rp 25 Juta dari deposit akun gabungan (crowdfunding) dengan sistem Wisefx senilai Rp 64 juta. "Pendapatan pasif sebesar ini setelah saya mendapat mentor yang berpengalaman di bidang valas. Sehingga deposit di akun meta trader 4 saya tidak sampai margin call atau habis. Tapi selalu profit," tambah Eddy yang masih bekerja di pabrik pengolahan kayu.

Deposit di akun trading Rp 25 juta digunakan untuk ketahanan modal dalam menghadapi fluktuasi pasar valas. Dengan mentor yang berpengalaman, akhirnya bisa terus profit berkelanjutan. Begitu juga yang diungkapkan warga Desa Tlogobendung, Kecamatan Gresik, Usman (42).

Selama ini, masyarakat telah melihat bahwa valas adalah kerja yang kurang baik. Namun setelah mendalami selama hampir satu tahun, akhirnya bisa menghasilkan keuntungan yang bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari.  "Hasil dari valas bisa saya gunakan untuk membayar angsuran telepon seluler dan kebutuhan hidup sehari-hari," jelas Usman yang bekerja sebagai driver ojek online (ojol).

Begitu juga disampaikan M. Ridwan, perwakilan kelompok guru Madrasah Aliyah (MA) di Lamongan. Ia mengatakan bersyukur menemukan mentor trader yang profesional. Dari modal gabungan (crowdfunding) para guru-guru sebesar Rp 150 juta, sekarang ini sudah profit dua kali lipat. "Sistem trader ini sangat baik sehingga setiap bulan dapat profit. Sehingga menjadi pendapatan pasif yang nyata" kata Ridwan.

Pendiri Komunitas trader Valas Wisefx Gresik - Lamongan, Gus Fik mengatakan tujuan utama komunitas ini untuk membantu mendidik pola pikir masyarakat terhadap trader secara profesional. Supaya, di masyarakat tidak terkesan trader merupakan pekerjaan berjudi (gambling) dan mengurangi stigma bahwa menekuni bisnis ini akan selalu berujung kepada kebangkrutan.

Padahal jika dilakukan dengan bimbingan yang benar, kesuksesan dari bisnis ini jauh melebihi bisnis konvensional. Bahkan bisa bertahan di tengah hantaman pandemi corona yang menjajah seantero dunia. Sistem ini bisa jadi solusi agar tidak perlu korupsi.

Gus Fik bahkan siap diundang ke istana negara di hadapan Presiden RI Joko Widodo dan Bendahara Negara Bu Sri Mulyani Indrawati untuk mempresentasikan betapa efektif dan powerful-nya sistem ini dalam ikut membantu penguatan ekonomi.




RG

Simposium Jackson Hole Hari Pertama : FED Ingin Inflasi diatas 2-4%


Ketua Fed Powell kemungkinan akan menetapkan arah baru tentang inflasi dan memperkuat komitmennya untuk pekerjaan penuh dalam pidato virtual untuk simposium ekonomi tahunan Jackson Hole pada Kamis pagi. Federal Reserve, yang telah mematok 2% sebagai tingkat inflasi yang sehat, sekarang diharapkan untuk mencapai tingkat itu sebagai rata-rata dalam jangka panjang dengan membiarkan periode-periode berikutnya dari inflasi yang cukup tinggi.

Pada kerangka kebijakan moneter baru ini, Fed kemungkinan akan mempertahankan suku bunga jangka pendek mendekati nol selama lima tahun atau mungkin lebih. Federal Reserve telah meninggalkan kisaran target untuk suku bunga federal fund tidak berubah di 0-0,25 persen pada 29 Juli 2020 tetapi membuka pintu untuk pelonggaran moneter lebih lanjut untuk mendukung ekonomi terbesar di dunia melalui pandemi.

Menjawab Kekhawatiran Utang


Perbicangan mengenai kondisi perekonomian Indonesia semakin intensif seiring dengan bergulirnya pemilihan presiden April mendatang. Interaksi warga di jejaring sosial dan pemberitaan daring menguak tren kekhawatiran masyarakat tentang tingkat utang pemerintah Indonesia saat ini. Dalam rangka menjawab kekhawatiran tersebut, Menteri Keuangan menyatakan bahwa utang pemerintah dikelola dengan baik (Fauzan, 2019). Dikutip dari Kumparan, Direktur Strategi dan Portfolio Utang Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, Schneider Siahaan, mendukung pernyataan tersebut dengan menjelaskan strategi yang dijalankan, yaitu dengan melakukan pengaturan pemerataan utang berdasarkan waktu jatuh tempo (kumparanBISNIS, 2018). Namun, apakah kondisi utang pemerintah Indonesia benar-benar aman? Tulisan ini akan membahas perihal keberlanjutan fiskal (fiscal sustainability) dan hubungannya dengan kondisi utang pemerintah secara serta menggunakan kerangka pikir yang berbasis teori untuk menilai kesehatan tingkat.


Dalam membiayai kegiatannya, pemerintah dapat merencanakan anggaran defisit, yaitu nilai belanja lebih besar dari pendapatan yang diperoleh. Untuk membiayai kekurangan tersebut, pemerintah bisa menerbitkan surat utang. Sebagai contoh, bentuk surat utang di Indonesia misalnya Surat Berharga Negara (SBN) dan Obligasi Republik Indonesia (ORI). Untuk mendorong pembelian surat utang, pemerintah perlu meyakinkan masyarakat bahwa kewajibannya akan dipenuhi (Wickens, 2008). Untuk menjamin kemampuan pemerintah dalam memenuhi kewajibannya, maka diperlukan sebuah mekanisme yang memastikan bahwa keuangan pemerintah memiliki kapasitas yang sesuai untuk menanggung beban utangnya.

Batas utang pemerintah dan defisit anggaran yang ditentukan dalam Perjanjian Maastricht dikalkulasi menggunakan Rumus 1 (Wickens, 2008). Rumus tersebut menggunakan beberapa variabel makroekonomi seperti tingkat utang pemerintah pada tahun t (bt), tingkat defisit anggaran pada tahun t (dt), PDB pada tahun t (yt), tingkat pertumbuhan ekonomi riil (γ), dan tingkat inflasi (π). Logika di balik rumus tersebut yaitu, terdapat batas bawah bagi pertumbuhan ekonomi nominal  atau batas atas bagi rasio defisit anggaran terhadap PDB, , untuk setiap tingkat rasio utang pemerintah terhadap PDB, . Batas tersebut menjamin bahwa pertumbuhan utang pemerintah dapat dikendalikan dan tidak akan membengkak seiring dengan berjalannya waktu. Dengan kerangka pikir tersebut, kita akan mengkaji batasan pada kasus dunia nyata.


Perjanjian Maastricht menggunakan asumsi bahwa perekonomian negara-negara Eropa dalam jangka panjang akan tumbuh sebesar 3 persen per tahun dengan target inflasi European Central Bank (ECB) sebesar 2 persen (Temurshoev, 2017). Asumsi yang digunakan tentu tidak sesuai dengan kondisi perekonomian Indonesia (lihat Grafik 2 dan 3). Perbedaan struktur dan karakteristik perekonomian Indonesia dengan negara-negara Eropa dapat dilihat melalui perbedaan tingkat pertumbuhan jangka panjang maupun tren stabilitas harga. Perbedaan tersebut menyebabkan perbedaan performa jangka panjang masing-masing perekonomian.



Penelitian oleh Huixin Bi dari Federal Reserve Bank of Kansas City menekankan bahwa batas fiskal ditentukan oleh aspek fundamental perekonomian dan kebijakan masing-masing negara. Menurut Bi (2017), batas fiskal bukan merupakan batas yang bersifat statis, melainkan dunamis—bergantung pada kondisi perekonomian dan kebijakan yang tidak pasti di masa depan. Batas fiskal bergantung pada potensi maksimal surplus anggaran yang bisa diperoleh pemerintah di masa depan. Guncangan-guncangan perekonomian, tingkat kerentanan, serta pola kebijakan berbeda yang dimiliki setiap negara mempengaruhi potensi surplus anggaran masing-masing negara, dan dengan demikian, membedakan batas fiskal antar negara. Bi memperkuat argumennya dengan menyajikan visualisasi distribusi probabilitas kebangkrutan berdasarkan rasio utang pemerintah terhadap PDB (debt-to-GDP ratio) (lihat Grafik 4). Berdasarkan visualisasi tersebut, terlihat jelas perbedaan batas fiskal negara berkembang dan negara maju. Probabilitas kebangkrutan negara berkembang berada pada rentang rasio utang terhadap PDB 80-140 persen, sedangkan probabilitas negara maju berada pada rentang 100-400 persen.


Membahas pertanyaan utama, apakah tingkat utang Indonesia cukup sehat berdasarkan model yang ditunjukkan oleh Wickens? . Data tahun 2017 menunjukkan bahwa rasio defisit terhadap PDB sebesar 2,32 persen dan rasio utang per PDB per September 2018 sebesar 30,4 persen. Dengan memasukkan data tersebut dalam model Domar yang sudah dibahas sebelumnya, kita akan menemukan bahwa utang pemerintah Indonesia masih berada pada tingkat yang sehat (lihat Rumus 2). Dengan tingkat utang saat ini, pertumbuhan ekonomi nominal Indonesia tidak boleh berada di bawah 8,15 persen atau rasio defisit terhadap PDB tidak boleh melebihi 2,72 persen.

Meskipun utang pemerintah Indonesia berada pada tingkat yang aman, namun pelbagai risiko yang meningkatkan kemungkinan gagal bayar perlu diantisipasi. Múcka (2015) melakukan studi terhadap kesesuaian batas utang Stability and Growth Pact (SGP) Perjanjian Maastricht sesuai untuk digunakan pada kasus perekonomian Slovakia. Selain mendapatkan tingkat utang yang relevan bagi ekonomi Slovakia, modelnya juga menemukan bahwa belanja sosial pemerintah yang terkait dengan jaminan hari tua dan jaminan kesehatan perlu dikontrol untuk menghindari beban yang kian membengkak. Pemerintah juga perlu mengantisipasi risiko yang mungkin muncul dari situasi perekonomian yang tidak pasti. Kedua risiko ini bisa merubah distribusi probabilitas bangkrutnya pemerintah dan membuat tingkat utang yang sebelumnya dianggap aman menjadi berbahaya.

Kita telah melihat bahwa batas utang yang ditetapkan dalam Stability and Growth Pact (SGP) Perjanjian Maastricht bukan merupakan aturan yang berlaku universal. Mekanisme keberlanjutan fiskal (fiscal sustainability) dapat dimodelkan untuk mencari batas utang yang dapat ditanggung oleh kemampuan fiskal suatu perekonomian. Batas utang suatu negara, berbeda dengan batas yang dihadapi oleh negara lainnya—bergantung pada karakteristik dan kondisi perekonomian yang dihadapi oleh masing-masing negara. Hal ini dibuktikan oleh studi sebelumnya yang menemukan perbedaan kontras pada probabilitas kebangkrutan pemerintah berdasarkan tingkat utangnya pada negara maju dan berkembang. Dalam tulisan ini juga ditunjukkan dengan menggunakan model yang ditunjukkan oleh Wickens (2008), bahwa utang pemerintah Indonesia masih berada pada tingkat yang aman. Meskipun telah dikatakan sebelumnya bahwa terdapat yang perlu diantisipasi dalam status tersebut, kita dapat dengan yakin bersikap bahwa kondisi fiskal Indonesia masih sehat dan pemerintah masih berhak atas kepercayaan masyarakatnya.

Immanuel Satya Pekerti 24 Mei 2019

Inflasi AS Rendah, The Fed Harus Apa?


Amerika Serikat (AS) dibayangi inflasi rendah bahkan sebelum pandemi COVID-19 terjadi. Bank sentral AS, The Fed khawatir mengenai inflasi yang rendah.

Mengutip CNBC, Kamis (27/8/2020), The Fed sedang mencari cara untuk mengatasi hal tersebut dan menghindari jebakan pertumbuhan lambat jangka panjang dan harga-harga yang merosot.

Gubernur The Fed Jerome Powell dalam pidatonya diharapkan membahas kerangka kerja kebijakan The Fed dan secara khusus bagaimana hal itu akan mengubah postur terhadap inflasi. The Fed telah memiliki target inflasi 2%, tetapi dalam dekade sejak krisis keuangan, seringkali inflasi turun di bawah target.

The Fed diharapkan memiliki target inflasi rata-rata dan pengamat mengatakan para pejabat bank sentral dapat memberikan batasan untuk tingkat inflasi yang dapat ditoleransi di atas dan di bawah target saat ini sebesar 2%.

The Fed diperkirakan membuat pengumuman itu pada pertemuan bulan September, dan komentar Powell bisa menjadi sinyal.

"Suku bunga pasar mengantisipasi Fed akan bersikap dovish dan bersedia menahan inflasi yang lebih tinggi untuk periode yang lebih lama," kata Rick Rieder, kepala investasi pendapatan tetap global BlackRock.

The Fed tidak mencari lonjakan inflasi, tetapi beberapa inflasi dalam perekonomian memberikan kekuatan harga dan mendorong keuntungan dan kenaikan upah. Saat ini, Powell mengatakan virus Corona menciptakan risiko disinflasi yang lebih besar karena pengangguran yang tinggi dan gangguan ekonomi lainnya.

The Fed telah mengambil tindakan luar biasa untuk melawan dampak COVID-19. Mereka telah berjanji untuk mempertahankan suku bunga di nol untuk waktu yang lama, juga telah menyediakan lebih banyak likuiditas, membeli aset, dan masuk ke dalam pasar yang berbeda untuk memastikannya berjalan lancar.

detikfnc

Index Dollar Menguat Seiring Akan Digelarnya Simposium Jackson Hole



Indeks dolar naik tipis ke atas 93,1 pada hari Rabu karena investor mengalihkan fokus mereka ke Simposium Jackson Hole tahunan Federal Reserve. Ketua Fed Powell akan berpidato pada hari Kamis dan diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut tentang langkah-langkah kebijakan moneter Fed selanjutnya dan prospek ekonomi AS. Data makro baru-baru ini menunjukkan gambaran beragam: kepercayaan konsumen Conference Board terbaru datang jauh di bawah ekspektasi meskipun IMP Markit yang dirilis minggu lalu mengalahkan perkiraan.


Prinsip dalam Trading

Trading merupakan Kegiatan Pertunjukkan

Semacam bermain musik ataupun olahraga, trading membutuhkan pelaksanaan pengetahuan serta skill buat pertunjukkan real time. Sukses dalam trading, sama semacam pertunjukkan yang lain, bergantung pada proses pertumbuhan yang intensif, latihan terstruktur serta pengalaman yang kesemuanya ini perlu waktu yang panjang. Banyak masalah timbul karena trader berupaya buat menggapai sukses dalam trading tanpa butuh melalui proses ini. Tidak bisa jadi sukses dalam trading tanpa mengasah keahlian kita. Keyakinan diri dalam trading didapat dari proses belajar serta pengembangan skill serta bukan dari latihan psikilogis saja.

Sukses dalam trading merupakan guna dari bakat serta keterampilan

Trading, dalam penafsiran ini, tidak berbeda dengan catur, even olimpiade, ataupun akting. Keahlian bawaan( bakat) serta kompetensi yang dibesarkan( keahlian) memastikan tingkatan seorang sukses. Dari band rock, penari balet serta pegolf, cuma sebagian kecil dari mereka yang sanggup mempertahankan kinerja mereka sehingga dapat sukses alam jangka panjang. Kunci buat sukses merupakan menciptakan kecocokaan antara bakat/ keahlian seorang serta kesempatan spesial yang ada dalam bidang tersebut. Buat trader, ini berarti mencari kecocokan antara keahlian, market yang diseleksi serta strategi yang hendak ditradingkan.

Skill utama dalam trading merupakan mengidentifikasi pola

Apakah trader secara visual mengecek chart ataupun menganalisis signal statistik, pengenalan pola ini merupakan jantung dari trading. Trader berupaya mengindentifikasi pergantian supply serta demand secara real time serta menjawab pola yang menampilkan pergantian tersebut. Sebagian besar pendekatan yang berbeda buat trading- analisa teknikal serta fundamental, siklus, ekonometrik, analisis kuantitatif sejarah, profil pasar- hanya tata cara buat mengkonsep pola pada frame waktu yang berbeda. Trader hendak memperoleh keuntungan besar dari metode- metode yang sesuai dengan style kognitif mereka serta kekuatan. Orang yang mahir pemrosesan visual, dengan memori visual yang superior, hendak sangat baik dalam menggunakaan chart. Seorang yang sangat analitis hendak memperoleh khasiat dari riset statistik serta sinyal mekanik.

Pengenalan pola banyak didasarkan pada pendidikan implisit

Pendidikan implisit terjalin kala orang- orang kesekian kali memandang serta kesimpulannya mengidentifikasi pola- pola meskipun mereka tidak bisa menarangkan ketentuan yang mendasari pola- pola. Ini semacam gimana anak kecil menekuni bahasa serta kesimpulannya dapat bicara. Pendidikan implisit ini memfasilitasi kecepatan pengenalan pola yang tidak hendak bisa jadi dicoba lewat analisis biasa. Riset mengatakan bahwa pendidikan implisit cuma terjalin sehabis orang sudah menempuh ribuan percobaan pendidikan. Inilah sebabnya kenapa kompentesi trading- seperti kompetensi di bidang lain - memerlukan latihan yang lumayan.

Aspek emosional, kognitif, serta raga membatasi akses terhadap pola yang sudah diperoleh secara implisit

Sehabis seseorang pemain sudah meningkatkan keahlian dan mengarah kompetensi serta kemampuan, psikologi menjadi berarti dalam mempertahankan konsistensi kinerja. Banyak kendala kinerja diakibatkan terdapatnya perpindahan kognitif, emosional, serta/ ataupun raga sehingga mengaburkan kecenderungan merasa serta intuisi yang sudah kita miliki lewat pendidikan implisit. Ini sangat kerap terjalin bagaikan akibat dari kecemasan dan ketakutan kita tentang hasil kinerja sehingga malah mengganggu akses ke pengetahuan dan keahlian yang dibutuhkan buat memfasilitasi kinerja itu. Kendala kinerja tersebut pula biasanya terjalin kala trader trading dalam posisi yang sangat besar buat akun mereka serta/ ataupun tidak melindungi risk management. Fluktuasi proft/ loss yang besar pergantian emosional yang hendak mengusik pengambilan keputusan. Oleh karenanya kita butuh menekuni kontrol emosi sehingga bisa mengambilan keputusan dengan baik.

Forecast DXY (dollar Index)




Dolar Amerika Serikat diperkirakan akan diperdagangkan pada 96,06 pada akhir kuartal ini, menurut model makro global Ekonomi Perdagangan dan ekspektasi analis. Ke depan, kami memperkirakan akan diperdagangkan pada 97,33 dalam waktu 12 bulan.



Contact Me

Search This Blog

Wisefx Berhasil Mengantarkan Para Pengguna Sistemnya Membukukan Profit 1,3 Miliar Di Masa Pandemi.

Komunitas pedagang daring valas yang bergabung dalam komunitas Trader Wisefx adalah komunitas belajar trading secara independen yang diinisi...

Adress/Street

Sekapuk Jl S Parman 23 Ujungpangkah Gresik

Phone number

+(031) 99112452

Website

www.wisefx.site